Kritik Berjas, Oposisi Berkursi
0 Komentar di Kritik Berjas, Oposisi Berkursi
Oleh: Hafit Ninis Alfiga, Mahasiswi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Slamet Riyadi Surakarta Dalam politik, perpindahan posisi seseorang terkadang lebih menarik daripada perubahan sikap yang diucapkannya. Rocky Gerung, yang selama ini dikenal lantang mengkritik pemerintah, kini berada di dalam lingkar kekuasaan setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai anggota…
Relasi Kuasa Sang Jendral
0 Komentar di Relasi Kuasa Sang Jendral
Oleh: Umi Barokah, Mahasiswi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Slamet Riyadi Surakarta Pejabat yang memiliki kewenangan besar dapat berarti pula ia mempunyai kekuasaan paling kuat. Namun, ukuran sesungguhnya dari sebuah negara hukum justru terlihat ketika kekuasaan itu diuji, apakah hukum tetap bekerja ketika berhadapan dengan orang yang memiliki…
Menanam Ilmu, Menuai Korupsi
0 Komentar di Menanam Ilmu, Menuai Korupsi
Oleh: Arfiani Nazhimah, Mahasiswi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Slamet Riyadi Surakarta Pendidikan kerap disebut sebagai jalan untuk membangun masa depan bangsa. Melalui pendidikan, seseorang tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga belajar tentang kejujuran, tanggung jawab, dan keadilan. Namun, bagaimana jika lembaga yang seharusnya menanamkan nilai-nilai tersebut justru…
Kasat-Kusut Pencopotan Purbaya
0 Komentar di Kasat-Kusut Pencopotan Purbaya
Oleh: Aldi Putra Setyawan, Mahasiswa Ilmu Administrasi Negara Universitas Slamet Riyadi Surakarta Dunia perpolitikan dan lingkaran ekonomi Indonesia mendadak digegerkan oleh sebuah keputusan yang bikin banyak orang garuk-garuk kepala. Baru saja genap satu tahun memimpin dan menjalankan gebrakan di Kementerian Keuangan Republik Indonesia, Purbaya Yudhi Sadewa secara mengejutkan dicopot dari…
Demokrasi yang Kita Bunuh Sendiri
0 Komentar di Demokrasi yang Kita Bunuh Sendiri
Oleh : T.H. Hari Sucahyo (Pegiat di Cross-Disciplinary Discussion Group “Sapientiae”) Ada kalanya sebuah bangsa baru menyadari bahwa sesuatu telah hilang setelah kerusakan itu tampak di permukaan. Ketika berita tentang kekerasan aparat, korupsi pejabat, dan kebijakan yang gagal mulai memenuhi ruang publik, orang-orang tiba-tiba berkata bahwa demokrasi sedang sekarat. Ada…
